top of page

Menerangi Pelosok Negeri: Komitmen Nyata PT Karya Satu Angkasa untuk Pendidikan Indonesia

  • Apr 1
  • 3 min read

Di tengah semangat untuk berkontribusi lebih dari sekadar berbisnis, PT Karya Satu Angkasa mengambil langkah nyata: mendukung kehadiran seorang guru di desa terpencil Timor Tengah Selatan selama satu tahun penuh — sebuah investasi kecil yang berdampak besar bagi generasi penerus bangsa.


Bisnis yang Berpijak pada Nilai

PT Karya Satu Angkasa resmi berdiri pada 19 Juni 2019 sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penjualan alat pengukuran dan peralatan laboratorium berkualitas tinggi. Berbasis di Jakarta Selatan, perusahaan ini telah membangun reputasi sebagai mitra terpercaya bagi pelanggan individu maupun institusi di seluruh Indonesia, dengan nilai utama berupa keaslian produk, garansi resmi, dan dukungan teknis yang profesional.


Namun di balik aktivitas bisnisnya, PT Karya Satu Angkasa percaya bahwa sebuah perusahaan memiliki tanggung jawab yang melampaui angka penjualan. Tanggung jawab itu hadir dalam bentuk kepedulian terhadap masyarakat — terutama mereka yang tinggal di daerah yang belum sepenuhnya terjangkau oleh kemajuan.


Kolaborasi dengan Yayasan Mentari Menerangi Indonesia

Melalui kolaborasi yang bermakna bersama Yayasan Mentari Menerangi Indonesia (YMMI) — yang dikenal pula dengan nama Sunshine — PT Karya Satu Angkasa mewujudkan program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan. Yayasan ini bergerak dalam misi mulia: menghadirkan tenaga pendidik berkualitas ke daerah-daerah terpencil di Indonesia yang kekurangan guru.


Dalam program ini, PT Karya Satu Angkasa memberikan dukungan penuh atas operasional dan akomodasi Ibu Guru Debora Hada Aji, seorang pendidik berdedikasi yang ditugaskan untuk melayani pendidikan di Desa Ki'E, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur — selama satu tahun penuh.



Momen serah terima Certificate of Appreciation dari Yayasan Mentari Menerangi Indonesia kepada perwakilan PT Karya Satu Angkasa sebagai bentuk apresiasi atas dukungan program CSR pendidikan.


Satu Guru, Ratusan Harapan

Desa Ki'E terletak di Kabupaten Timor Tengah Selatan — sebuah wilayah di NTT yang masih menghadapi tantangan besar dalam pemerataan akses pendidikan. Kekurangan tenaga pengajar di daerah seperti ini bukan sekadar statistik; ini adalah kenyataan yang dirasakan langsung oleh anak-anak yang ingin belajar namun tak memiliki guru.


Kehadiran Ibu Guru Debora di desa tersebut — dengan dukungan operasional dan akomodasi yang ditanggung penuh — berarti ratusan anak-anak desa mendapatkan akses ke pendidikan yang lebih baik. Setiap hari yang dijalani beliau di sana adalah bukti nyata bahwa kepedulian korporasi bisa mengubah kehidupan.


"Dukungan nyata bagi seorang guru di pelosok adalah investasi jangka panjang untuk Indonesia — karena di tangan para gurulah masa depan bangsa dibentuk."

Apresiasi dari Yayasan Mentari Menerangi Indonesia


Sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi yang diberikan, Yayasan Mentari Menerangi Indonesia menyerahkan Certificate of Appreciation kepada PT Karya Satu Angkasa. Sertifikat ini ditandatangani dan diserahkan langsung oleh Thomas Suhardja selaku Ketua Yayasan Mentari Menerangi Indonesia kepada Ryan Pradipta Suryadi Selaku Direktur PT Karya Satu Angkasa, sebagai simbol rasa syukur dan penghargaan atas kemitraan yang telah terjalin.


Certificate of Appreciation dari Yayasan Mentari Menerangi Indonesia (Sunshine) — diserahkan kepada PT Karya Satu Angkasa atas dukungan program pendidikan di Desa Ki'E, Timor Tengah Selatan.


Lebih dari Sekadar CSR

Bagi PT Karya Satu Angkasa, program ini bukan semata-mata kewajiban regulasi atau strategi citra perusahaan. Ini adalah cerminan dari nilai yang dipegang teguh: bahwa setiap entitas bisnis, sekecil apapun, memiliki peran dalam membangun Indonesia yang lebih merata dan berdaulat.


Kolaborasi dengan Yayasan Mentari Menerangi Indonesia menjadi bukti bahwa sektor swasta dan organisasi nirlaba bisa berjalan beriringan — saling melengkapi — demi satu tujuan yang lebih besar: memastikan tidak ada satu pun anak Indonesia yang tertinggal karena ketiadaan guru.


PT Karya Satu Angkasa berkomitmen untuk terus menjalankan peran sosialnya dan mendukung inisiatif-inisiatif serupa ke depannya — karena membangun bangsa adalah tanggung jawab kita bersama.

 
 
bottom of page